sekarang, bahas tentang Microsoft Excel
A. Fungsi MTK
1.ABS(angka)
Menghasilkan nilai abosulut dari suatu angka
2.CEILING(angka)
Menghasilkan pembulatan angka ke atas
3.COS(angka)
Menghasilkan nilai kosinus dari suatu sudut. angka tersebut dalam radian, jadi jika kamu pengen cari nilai kosinus suatu sudut (dalam derajat), maka kamu perlu ubah dulu menjadi radian gunakan fungsi RADIANS(sudut)
4.DEGREES(sudut)
Mengubah nilai sudut radian ke derajat
5.FLOOR(angka)
Membulatkan angka ke bawah
6.INT(angka)
Membulatkan angka ke nilai terdekat
7.LN(angka)
Menghasilkan nilai Lon atau disebut juga Natural Logaritma suatu angka
8.LOG(angka)
Menghasilkan nilai Logartima suatu angka
9.PI()
Menghasilkan nilai pi = 3,14
10.POWER(angka,pangkat)
Menghasilkan nilai dari angka pangkat berapa...
11.RADIANS(sudut)
Mengubah nilai sudut derajat ke radian
12.RAND()
Menghasilkan nilai acak dari 0 sampai 1
13.SIN(sudut)
Menghasilkan nilai sinus suatu sudut (radian)
14.SQRT(angka)
Menghasilkan akar pangkat dua suatu angka
15.SUM(angka1, angka2,angka...)
Menjumlahkan angka-angka
16TAN(sudut)
Menghasilkan nilai tangen suatu sudut(radian)
B. Fungsi Statistika
1.SUM, berfungsi untuk melakukan
penjumlahanRumus :=SUM(Range), Contoh :SUM (A1:A20)
2.SUMIF,brfungsi untuk mencari Total jumlah berdasarkan
kriteriaRumus :=SUMIF(Range,Criteria,Sum_Range),
Contoh :SUMIF(B2:B6,”Komputer”,C2:C6)
3.AVERAGE, Berfungsi untuk mencari nilai Rata-Rata Rumus :=AVERAGE(Range),
Contoh :SUM (A1:A20)
4.MIN, Untuk Mencari Nilai terkecilRumus :=MIN(Range), Contoh :MIN(A1:A20)
5.MAX, Untuk Mencari Nilai terkecilRumus :=MAX(Range), Contoh :MAX (A1:A20)
6.COUNT, Untuk menghitung jumlah data yang berbentuk numerikRumus := COUNT(Range), Contoh : COUNT(A1:A20)
7.COUNTA,Untuk menghitung jumlah data yang berbentuk numerik / Karakter Rumus := COUNTA(Range), Contoh : COUNTA(A1:A20)
8. COUNTIF, Untuk menghitung jumlah data yang berbentuk numerik /
Karakter berdasarkan numerik / Karakter yang dicariRumus :=
COUNTIF(Range,”Kriteria”), Contoh : COUNTIF(A1:A20,”Komputer”)Contoh :
COUNTIF(B2:B6,”Komputer”)
9.COUNTBLANK, Untuk Mencari jumlah data yang KosongRumus :=COUNTBLANK(Range), Contoh : COUNTBLANK (A1:A20)
C. Fungsi Tabel/Lookup
Fungsi Hlookup dan Fungsi Vlookup merupakan bagian dari Fungsi Lookup dan Referensi yaitu digunakan untuk pengolahan data dengan mencocokan data dengan data pada tabel lainnya sebagai referensi.
Logika sederhana tentang penggunaan fungsi VLookup dan HLookup pada Microsoft Excel adalah ketika Anda mencari nomor telepon seseorang di buku telepon, Anda pasti akan mencari namanya terlebih dahulu baru kemudian melihat nomor telephonenya. Dengan fungsi Hlookup dan Vlookup, Anda akan mendapatkan nilai yang diinginkan berdasarkan kriteria yang Anda berikan yang terlebih dahulu akan dicocokan pada tabel referensi yang ada.
Syarat penyusunan tabel yang digunakan sebagai referensi adalah pada baris atau kolom pertama harus berdasarkan urutan dari kecil ke besar yaitu jika pada baris atau kolom pertama berupa data angka atau nilai maka urutannya harus -1,0,1 dan jika berupa data teks urutannya harus A-Z.
Bentuk Penulisan Fungsi Hlookup dan Vlookup :
=HLOOKUP(lookup_value;table_array;row_index_num;range_lookup)
=VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num;range_lookup)
lookup_value = nilai atau teks sebagai dasar untuk pembacaan tabel
table_array = merupakan tabel referensi
row_index_num atau col_index_num = nomor indeks baris (row) atau kolom (col) pada tabel referensi yang berisi nilai yang kita inginkan berdasarkan hasil pencocokan
range_lookup = bernilai True atau False
D. Fungsi Logic
Digunakan untuk memeriksa kondisi benar atau salah. Penulisan perintahnya adalah sebagai berikut :
=IF(Kondisi,pernyataan jika Benar,pernyataan jika Salah)
Operator-operator perbandingan yang dapat digunakan dalam Excel adalah :
>, <, <>, =, <= dan >=
Kadangkala kita diperhadapkan pada dua atau lebih kondisi/kriteria yang diperiksa, maka untuk menyelesaikan hal ini digunakanlah operator logika. Macam-macam operator logika yang terdapat dalam Excel adalah :
=AND(kriteria 1,kriteria 2, ...)
Akan bernilai benar jika semua kriteria benar. Misalnya :
AND(TRUE,TRUE) hasilnya adalah TRUE
AND(TRUE,FALSE) hasilnya adalah FALSE
AND(FALSE,TRUE) hasilnya adalah FALSE
AND(FALSE,FALSE) hasilnya adalah FALSE
=OR(kriteria 1,kriteria 2, ...)
Akan bernilai benar jika salah satu kriteria benar. Misalnya :
OR(TRUE,TRUE) hasilnya adalah TRUE
OR(TRUE,FALSE) hasilnya adalah TRUE
OR(FALSE,TRUE) hasilnya adalah TRUE
OR(FALSE,FALSE) hasilnya adalah FALSE
=NOT(kriteria atau kondisi)
Hasilnya adalah kebalikan dari kondisi. Misalnya :
NOT(TRUE) hasilnya adalah FALSE
NOT(FALSE) hasilnya adalah TRUE
Tidak ada komentar:
Posting Komentar